surat cinta


SURAT CINTA DI PESANTREN
Ehm… ehm.. ehm… segala puji terhaturkan kepada-Nya yang telah memberikan kesempatan bagiku untu menuliskan sebuah desakkan hati untuk kuungkapkan kepada kekasih yang tercinta.
 Kasih, akhirnya dapat kau pijakkan hidupmu dalam tangga usia yang telah membalutkan cinta dan citamu. Semoga, dalam arungan waktu yang akan kau arungi mampu lebih dalam mengukirkan dan menambatkan segala cinta dan citamu serta mimpi-mimpi yang belum tercapai di tahun lalu. Mimpi-mimpi yang hanya sekedar mengusik tidurmu, dan yang dulu hanya terbesit dalam lamunan dan anganmu, semoga mampu kau gapai dengan senyuman bahagia, senyaman bahagia… kasih…
Di waktu yang akan kau peluk, semoga Alloh senantiasa memberikanmu tambahan cinta-Nya dan kebesaran Kasih Sayang-Nya, sehingga bertambah pula cintamu pada-Nya,bertambah iman dan taqwa, senantiasa menyelimutimu dengan Ridlo-Nya, sehingga ketenangan hati dan jiwamu menjadi satu padu.
Semoga, segala sesuatu yang ada dalam hatimu dan dalam jiwa ragamu menjadi bertambah baik, menjadi insan yang sholihah, menjadi anak yang mampu mewujudkan harapan dan kebahagiaan kedua orang tuamu….. anak yang mampu berbakti didunia dan di akhiat nanti……
Kasih, “Selamat Ulang Tahun”….meski belum tiba waktu dimana kau mengukirkan sejarah hidupmu tepat seperti dahulu. Aku juga minta maaf, diwaktu yang berarti dalam hidupmu ini belum mampu memberikan apa-apa yang mungkin dapat berarti di hidupmu.

Tapi kasih… hanya ada sebuah sajadah merah yang kuhadirkan sebagai tanda mata untukmu. Semoga saja dalam tiap rajut benangnya menjadikan lambang yang menunjukkan keeratan cinta, dalam setiap helai lembut kainnya menjadi lambang kelembutan hati, senantiasa menerima segala tiba. Sajadah merah, yang melambangkan keabadian cinta hakiki dalam pelayaran hidup seorang hamba untuk Tuhannya.

Kasih…. Hanya sajadah merah yang kubalutkan untukmu, agar dimana waktuku tak ada disisimu kala kau menikmati cinta hakiki itu, setidaknya sajadah merah inlah yang menjadi pengganti saat aku tak bersamamu, tak mendampingimu, tak menyertaimu dalam sujud sembahmu…..

Kasih, mungkin kucukupkan sampai disini untaian kata untukmu, untuk menyambut hari yang berarti dalam hidupmu…. Sekali lagi “HAPPY BIRTH DAY TO YOU…………




Komentar

Postingan populer dari blog ini

fakta-fiktif, "TLEKEMONIKASI"

Menilik Hukum Perdagangan Manusia "Human Trafficking" dalam Perspektif Hukum Positif dan Hukum Islam

makalah bahasa Arab "Al-Mutsanna"